UMKM Dari Garasi ke Pasar Internasional | 3 Min read
Memulai bisnis dari garasi bukan berarti harus berhenti sebagai usaha rumahan. Dengan pengelolaan yang tepat, bisnis kecil bisa tumbuh menjadi perusahaan yang memiliki sistem, tenaga kerja, hingga sertifikasi.
Salah satu contohnya adalah PT Dthree Sukses Mulia, perusahaan fesyen muslim yang berkembang dari skala sederhana hingga menjadi bisnis yang semakin profesional.
Baca Juga:
PT Dthree Sukses Mulia didirikan oleh Rusman, yang sebelumnya memiliki pengalaman di industri perbankan. Pengalaman tersebut kemudian menjadi salah satu fondasi dalam membangun bisnis dengan tata kelola yang lebih profesional.
Dthree bergerak di sektor fesyen muslim, dengan produk seperti gamis dan busana sarimbit. Seiring pertumbuhan bisnis, perusahaan juga terus memperkuat sumber daya manusia dan sistem operasionalnya.
Kini, Dthree telah didukung puluhan karyawan serta berhasil mengantongi SNI dan ISO 9001:2015 sebagai bagian dari upaya menjaga standar dan kualitas perusahaan.
Perkembangan bisnis Dthree kemudian berlanjut dengan memperluas pasar hingga ke luar negeri. Melalui Program Ekspor Shopee, produk Dthree berhasil menjangkau konsumen internasional.
Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa produk yang berasal dari daerah memiliki peluang untuk masuk ke pasar global selama didukung oleh kualitas produk, strategi pemasaran, serta pemanfaatan teknologi yang tepat.
Bagi UMKM, perkembangan ini juga memberikan perspektif baru. Lokasi usaha tidak harus menjadi batas bagi sebuah bisnis untuk mendapatkan konsumen.

CEO DTHREE Saat Menjadi Narasumber Satu Panggung dengan Sandiaga Uno
Baca Juga:
Menariknya, pertumbuhan bisnis Dthree tidak hanya berorientasi pada aspek komersial.
Perusahaan membawa filosofi 3D (Dagang, Dakwah, dan Dermawan). Nilai tersebut menjadi bagian dari upaya membangun bisnis yang tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas.
Perjalanan Dthree juga mendapat perhatian melalui berbagai program dan penghargaan di bidang UMKM dan industri.
Pertumbuhan bisnis tentu membutuhkan permodalan yang memadai. Karena itu, Dthree kini membuka peluang pendanaan melalui Sukuk Musyarakah seri DTRE SMY06 yang sedang listing di SHAFIQ.
Kabar baiknya, 100 persen dana investasi akan digunakan untuk membiayai proyek pengadaan busana muslim edisi Sarimbit Series.
Bagi SHAFIQers yang tertarik mempelajari peluang investasi sekaligus mendukung perkembangan bisnis fesyen muslim, penawaran DTRE SMY06 dapat menjadi salah satu pilihan yang dipertimbangkan.
Tetap lakukan analisis terlebih dahulu dan pelajari prospektus secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi.
Baca Juga:
_______________
SHAFIQ adalah Sharia Securities Crowdfunding (SCF) pertama di Indonesia yang berizin dan diawasi OJK serta DSN-MUI. Melalui platform SHAFIQ, kamu bisa:
⚠️ Disclaimer | Semua bentuk investasi punya risiko. Pastikan kamu baca prospektus dan pahami model bisnisnya sebelum berinvestasi, ya!
⚠️ Artikel ini untuk bertujuan edukasi dan literasi. Bukan ajakan beli/ jual instrumen tertentu.
Sumber: