Berita & Artikel
Bagaimana Caramu Menghabiskan Waktu?
SHAFIQ Administrator
Senin, 02-11-26

Cara menghabiskan waktu | 3 Min read


Setiap hari, kita semua mendapatkan jatah waktu yang sama 24 jam, 1.440 menit, atau 86.400 detik.

Sayangnya, waktu tidak bisa di-refund, diulang, apalagi di-reset. Sekali berlalu, ia tidak akan pernah kembali. Pertanyaannya, untuk apa kita menghabiskan waktu sebanyak itu?

Ada dua pilihan spending day atau investment day.

Baca Juga:

Spending Day

Waktu berlalu tanpa memberikan banyak nilai tambah ketika kita terlalu sering:

  1. Menonton acara yang tidak bermanfaat.
  2. Terlalu banyak bermain.
  3. Scrolling media sosial tanpa tujuan.
  4. Bergosip.
  5. Terus-menerus mengeluh.

Semua aktivitas tersebut harus dihindari. Jika dilakukan, waktu berharga bisa terbuang begitu saja.

Investment Day

Sebaliknya, kita bisa menjadikan waktu sebagai investasi untuk masa depan dengan:

  1. Ibadah.
  2. Membangun relasi dan mengenal orang baru.
  3. Mempelajari keterampilan baru.
  4. Membaca buku.
  5. Mencari peluang penghasilan tambahan.

Aktivitas tersebut mungkin tidak selalu memberikan hasil instan. Namun, sedikit demi sedikit bisa membangun kualitas diri dan membuka peluang baru.

Jadi, Pilih yang Mana?

Waktu adalah aset yang tidak bisa kita simpan untuk digunakan nanti. Setiap detik yang berlalu hanya bisa menjadi kenangan atau pelajaran.

Jangan hanya sibuk menghabiskan waktu. Mulailah berinvestasi dengan waktu.

Sebab, cara kita menggunakan waktu hari ini turut menentukan seperti apa kehidupan kita di masa depan.

Baca Juga:

_______________

SHAFIQ adalah Sharia Securities Crowdfunding (SCF) pertama di Indonesia yang berizin dan diawasi OJK serta DSN-MUI. Melalui platform SHAFIQ, kamu bisa:

  1. Berinvestasi pada bisnis sektor riil
  2. Mendapatkan pendanaan untuk scale-up usaha
  3. Belajar investasi syariah secara lebih terarah dan transparan
  4. Mulai langkah finansialmu dengan cara yang logis dan legal.

⚠️ Disclaimer | Semua bentuk investasi punya risiko. Pastikan kamu baca prospektus dan pahami model bisnisnya sebelum berinvestasi, ya!

⚠️ Artikel ini untuk bertujuan edukasi dan literasi. Bukan ajakan beli/ jual instrumen tertentu.

Share
slider-mobile