Berita & Artikel
Value investing vs Growth Investing
SHAFIQ Administrator
Senin, 18-05-26

Value vs Growth Investing | 3 Min read

Ternyata oh ternyata…. Masih banyak investor pemula berinvestasi tanpa strategi yang jelas atau sekedar FOMO (fear of missing out).

Dua strategi utama yang sering dipertimbangkan investor pasar modal adalah value investing dan growth investing.

Artikel ini menjelaskan perbedaan keduanya, karakteristik saham yang dicari, serta pertimbangan saat memilih strategi.

Baca Juga:

Apa itu Value Investing?

Value investing adalah strategi membeli saham yang diperdagangkan di bawah nilai intrinsiknya (undervalued).

Investor Value investing percaya pasar sering bereaksi berlebihan terhadap berita, sehingga harga kadang tidak mencerminkan fundamental jangka panjang perusahaan.

Dengan membeli saat harga turun dan menahan dalam jangka panjang, value investor berharap mendapatkan keuntungan saat pasar merevisi penilaian.

Karakteristik value stock:

  1. Rasio Price-to-Earnings (P/E) cenderung rendah.
  2. Dividend yield relatif tinggi.
  3. Fokus pada metrik fundamental: pendapatan stabil, arus kas, laba, dan nilai buku.
  4. Memperhitungkan keunggulan kompetitif, merek, dan model bisnis.

Beberapa tokoh value investor: Warren Buffett, Benjamin Graham, Charlie Munger, Seth Klarman.

Apa itu Growth Investing?

Growth investing fokus pada perusahaan dengan potensi pertumbuhan pendapatan dan laba yang di atas rata-rata.

Growth investor lebih menilai prospek ekspansi bisnis dan peningkatan keuntungan masa depan dibandingkan harga saat ini.

Karakteristik growth stock:

  1. Rasio P/E sering lebih tinggi daripada rata-rata industri.
  2. Dividend yield rendah atau tidak ada.
  3. Perusahaan menahan laba untuk reinvestasi (ekspansi, R&D).
  4. Fokus pada tingkat pertumbuhan pendapatan, margin keuntungan, dan pengembalian ekuitas (ROE).

Bagaimana Perbandingan antara Value vs Growth?

  1. Fokus
    Value = harga relatif terhadap nilai intrinsik; Growth = potensi pertumbuhan masa depan.

  2. Risiko
    Value berisiko jika fundamental memburuk; Growth berisiko bila ekspektasi pertumbuhan tidak terpenuhi.

  3. Jangka waktu
    Keduanya umumnya untuk investasi jangka menengah-ke-panjang, tetapi growth seringkali lebih volatil.

  4. Return
    Value mengandalkan pemulihan penilaian; Growth mengandalkan realisasi pertumbuhan perusahaan.

Bagaimana Memilih Strategi yang Tepat?

  1. Tujuan keuangan
    Ingin pendapatan dan stabilitas → value; mengejar kapitalisasi pertumbuhan jangka panjang → growth.

  2. Toleransi risiko
    Rendah → value; tinggi → growth.

  3. Horizon investasi
    Pendek → hati-hati dengan growth; panjang → kedua strategi bisa cocok dengan seleksi yang tepat.

  4. Diversifikasi
    Gabungkan kedua pendekatan untuk menyeimbangkan risiko dan potensi imbal hasil.

Strategi Investasi di SCF Syariah?

Catatan khusus untuk pasar modal syariah (SCF dan Saham Syariah)

  1. Pastikan saham memenuhi screening syariah jika SHAFIQers berinvestasi tanpa ada pelanggaran syariah.
  2. SHAFIQ saat ini belum kembali menerbitkan instrumen Saham Syariah, namun edukasi dan literasi tetap penting untuk pengambilan keputusan investasi yang aman.

Siap menerapkan strategi investasi yang lebih terstruktur? Pelajari lebih jauh dan mulai investasi dengan informasi lengkap di SHAFIQ.

Kunjungi shafiq.id untuk mendaftar sebagai pemodal, baca prospektus usaha, dan nikmati panduan investasi yang sesuai prinsip syariah.

Baca Juga:

=====

SHAFIQ adalah Sharia Securities Crowdfunding (SCF) pertama di Indonesia yang berizin dan diawasi OJK serta DSN-MUI. Mau Mulai Investasi, Tapi Masih Ragu? Sebelum ambil keputusan, pastikan kamu paham cara kerjanya

⚠️ Disclaimer | Semua bentuk investasi punya risiko. Pastikan kamu baca prospektus dan pahami model bisnisnya sebelum berinvestasi, ya!

⚠️ Artikel ini untuk bertujuan edukasi dan literasi. Bukan ajakan beli/ jual instrumen tertentu.

Sumber:

  • Buffett, W. E., Surat Tahunan Berkshire Hathaway (berbagai tahun)
  • Graham, B., Dodd, D., “Security Analysis” dan karya-karya terkait value investing
  • Investopedia — artikel “Value Investing” dan “Growth Investing”

Share
slider-mobile