Berita & Artikel
Bagaimana Cara Mengatur Keuangan dengan Gaji 5 Juta?
SHAFIQ Administrator
Senin,
13-04-26
Cara mengelola keuangan gaji 5 juta? | 3 Min read
Banyak orang merasa gaji Rp5 juta itu “kurang”. Tapi di sisi lain, tidak sedikit juga yang bisa hidup cukup dengan nominal tersebut.
Masalahnya sering bukan di angka gaji, tapi di cara kita memandang dan mengelolanya. Terlalu sering membandingkan kondisi finansial dengan orang lain justru bisa membuat kita kehilangan rasa syukur.
Padahal, dalam sebuah hadits riwayat HR. Muslim No. 2963, Rasulullah ﷺ mengingatkan untuk melihat orang yang berada di bawah kita dalam urusan dunia agar tidak meremehkan nikmat yang sudah ada.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Pandanglah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu (dalam masalah ini). Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu.” (HR. Muslim, no. 2963)
Baca Juga:
Kenapa Gaji Terasa Kurang?
Di era sekarang, tekanan gaya hidup memang cukup besar. Mulai dari:
- Standar hidup di media sosial
- Lingkungan pertemanan
- Tren konsumtif
Tanpa disadari, ini membuat banyak orang merasa “tertinggal”, meskipun sebenarnya kebutuhan dasarnya sudah terpenuhi.
Lalu bagaimana tips dan penyelesaian cara mengatur keuangan dengan gaji 5 juta?, simak caranya di bawah ini.
Cara Mengatur Keuangan dengan Gaji Rp5 Juta
Daripada sibuk membandingkan, lebih baik fokus pada strategi yang realistis dan bisa dijalankan.
- Pahami Kondisi Keuangan Secara Jujur
Langkah pertama: catat semua pemasukan dan pengeluaran. Dengan begitu, kamu tahu: Ke mana uang pergi?, Pos mana yang bisa dikurangi? dan Apakah masih ada sisa atau tidak?
Kalau pengeluaran lebih besar dari pemasukan, itu tanda perlu evaluasi serius.
- Hindari Utang Konsumtif
Utang untuk gaya hidup hanya akan jadi beban. Idealnya: Cicilan maksimal 30–35% dari penghasilan. Prioritaskan utang produktif (modal usaha, aset) sehingga semakin kecil beban utang, semakin lega cashflow kamu.
- Tambah Penghasilan, Bukan Gaya Hidup
Kalau kebutuhan terus naik, solusi terbaik bukan memaksakan gaya hidup, tapi meningkatkan income. Beberapa opsi: Freelance / side hustle, Jualan kecil-kecilan.
Mulai investasi sesuai kemampuan. Yang penting, ada tambahan pemasukan, bukan sekadar menambah pengeluaran.
- Sisihkan Tabungan di Awal
Banyak orang menabung dari “sisa uang”. Padahal cara ini sering gagal. Coba ubah mindset: Tabungan itu prioritas, bukan sisa. Langsung sisihkan di awal, meski kecil.
- Bedakan Kebutuhan vs Keinginan
Ini kunci paling krusial. Membedakan mana kebutuhan dan keinginan juga merupakan salah satu cara mengelola keuangan.
Kebutuhan adalah hal-hal penting dalam kehidupan sehari-hari, seperti makan, minum, dan lainnya. Sedangkan keinginan adalah sesuatu yang lebih bersifat non-wajib dan hanya memberikan kesenangan sementara.
Bukan Soal Besar Gaji, Tapi Cara Mengelola
Banyak orang dengan gaji besar tetap merasa kekurangan. Sebaliknya, ada yang gajinya sederhana tapi hidupnya tenang. Perbedaannya ada di: Pola pikir, Kebiasaan finansial dan Kontrol diri.
Itulah ulasan singkat tentang bagaimana cara mengatur keuangan dengan gaji 5 juta yang bisa SHAFIQers lakukan, semoga bermanfaat. Apakah memiliki tips khusus?
Selain 5 tips di atas sangat perlu kita perhatikan hal di bawah ini!
Pentingnya Qana’ah dalam Keuangan
Dalam Islam, ada konsep qana’ah, yaitu merasa cukup dengan apa yang diberikan. Qana'ah berarti ridha (menerima), yaitu ar-ridhaa’ bil yasiir minal ‘athoo’, rida dengan pemberian yang sedikit.
As-Suyuthi dalam kitab Mu’jam Maqalid Al-‘Ulum menjelaskan bahwa,
“Qanaah itu ridha dengan yang sedikit (kurang dari cukup, tidak bergaya dengan sesuatu yang memang tidak ada, dan merasa cukup dengan yang ada.”)
Al-Munawi berkata,
“Qanaah adalah al-iqtishaar ‘alal kafaaf, merasa cukup dengan yang sedikit.” (Diambil dari Mawsu’ah Nadhrah An-Na’iim, 8:3167-3168)
Di tengah kebutuhan yang terus meningkat, mulai membangun kebiasaan finansial yang sehat adalah langkah penting. Salah satunya dengan mulai mempertimbangkan investasi yang aman dan berbasis sektor riil.
Platform seperti Shafiq.id bisa menjadi alternatif bagi kamu yang ingin mengembangkan dana secara halal sekaligus ikut mendorong pertumbuhan UMKM.
Baca Juga:
_______________
SHAFIQ adalah Sharia Securities Crowdfunding (SCF) pertama di Indonesia yang berizin dan diawasi OJK serta DSN-MUI.
Melalui platform SHAFIQ, kamu bisa:
- Berinvestasi pada bisnis sektor riil
- Mendapatkan pendanaan untuk scale-up usaha
- Belajar investasi syariah secara lebih terarah dan transparan
- Mulai langkah finansialmu dengan cara yang logis dan legal.
⚠️ Disclaimer | Semua bentuk investasi punya risiko. Pastikan kamu baca prospektus dan pahami model bisnisnya sebelum berinvestasi, ya!
⚠️ Artikel ini untuk bertujuan edukasi dan literasi. Bukan ajakan beli/ jual instrumen tertentu.
Sumber: Diolah dari hadits riwayat Muslim, Artikel Rumayso.com dan literatur manajemen keuangan sederhana.