Berita & Artikel
SCF Jadi Pintu Gerbang Investor Pemula Masuk Pasar Modal, Kok Bisa?
SHAFIQ Administrator
Senin,
25-05-26
SCF Pintu Gerbang Investor Pemula? | 3 Min read
Banyak orang ingin berinvestasi, tetapi sering kali bingung.
Mulai dari mana ya?
Ada yang merasa pasar modal terlalu rumit, modalnya besar, atau takut salah memilih instrumen.
Padahal saat ini akses ke pasar modal semakin terbuka. Salah satu jalur yang mulai banyak dilirik adalah Securities Crowdfunding (SCF).
Menariknya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai bahwa SCF bukan hanya menjadi alternatif pendanaan bagi UMKM, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk bagi investor pemula untuk mulai mengenal pasar modal secara lebih mudah dan terukur.
Baca Juga:
Hal tersebut disampaikan dalam agenda SCF Days 2026: Governance to Growth in the Capital Market.
Apa Itu Securities Crowdfunding (SCF)?
Securities Crowdfunding (SCF) adalah mekanisme penghimpunan dana melalui pasar modal (Khusus UKM) dengan mempertemukan pelaku usaha yang membutuhkan pendanaan dengan masyarakat sebagai pemodal melalui platform digital yang berizin.
Melalui skema ini, investor dapat berpartisipasi pada instrumen seperti: Saham dan Sukuk.
Sederhananya, SCF menjadikan masyarakat memiliki akses untuk ikut mendukung pertumbuhan bisnis riil tanpa harus melalui proses yang rumit seperti pasar modal konvensional pada umumnya.
Kenapa SCF Dinilai Cocok untuk Investor Pemula?
- Akses Investasi Jadi Lebih Mudah
Salah satu tantangan investor pemula adalah persepsi bahwa investasi selalu membutuhkan modal besar. Melalui SCF, masyarakat mulai dikenalkan pada konsep investasi dengan pendekatan yang lebih sederhana dan berbasis platform digital.
Investor bisa mulai mempelajari: cara membaca informasi penerbit, memahami prospektus, mengenal risiko, hingga belajar mengambil keputusan investasi.
- Investor Bisa Belajar Memahami Risiko Secara Bertahap
Investasi bukan hanya soal mencari imbal hasil. Investor juga perlu memahami: profil risiko, jangka waktu investasi, potensi keuntungan, serta kemungkinan risiko yang muncul.
SCF dapat menjadi ruang belajar sebelum investor mengenal instrumen pasar modal yang lebih luas.
- Dana Investor Masuk ke Sektor Riil
Berbeda dengan sekadar transaksi finansial, SCF memiliki keterkaitan dengan pengembangan usaha secara langsung. Dana yang dihimpun dapat digunakan untuk mendukung sektor seperti: makanan dan minuman, agrikultur, properti, layanan kesehatan, hingga sektor berbasis ESG.
Artinya, investor tidak hanya mencari potensi imbal hasil tetapi juga ikut mendukung pertumbuhan ekonomi.
Industri SCF Indonesia Terus Bertumbuh, Posisi SHAFIQ?
Dalam forum SCF Days 2026, OJK menyampaikan bahwa industri ini menunjukkan perkembangan yang cukup positif.
Beberapa capaian yang disampaikan antara lain:
- 18 platform penyelenggara berizin
- Sekitar 196 ribu investor
- Ratusan penerbit dari berbagai sektor
- Nilai pendanaan telah mencapai sekitar Rp2 triliun
Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai semakin mengenal alternatif investasi berbasis pasar modal yang lebih inklusif. Lalu, dimana posisi SHAFIQ?
Alhamdulillah, hingga saat ini SHAFIQ terus mendapatkan kepercayaan dari para pelaku usaha dan investor sebagai salah satu penyelenggara layanan urun dana (SCF Syariah) di Indonesia.
- Penyelenggara dengan Jumlah Penerbit Terbanyak, dan
- Penyelenggara dengan Jumlah Pendanaan Terbanyak di industri SCF tahun 2025.
Kepercayaan tersebut menjadi semangat bagi SHAFIQ untuk terus menghadirkan akses pendanaan yang mendukung pertumbuhan bisnis sektor riil secara berkelanjutan, transparan, dan sesuai prinsip syariah.
Bukan Sekadar Pendanaan, Tapi Persiapan Menuju Pasar Modal yang Lebih Besar
Ketua Umum ALUDI menyampaikan bahwa SCF dapat menjadi bagian dari pipeline masa depan pasar modal Indonesia. Melalui proses pendanaan ini, pelaku usaha berkesempatan membangun:
- Rekam jejak usaha,
- Tata kelola yang lebih baik,
- Transparansi bisnis,
- serta Kesiapan untuk berkembang ke tahap berikutnya.
Di sisi lain, investor juga mendapatkan pengalaman memahami dunia investasi sejak awal.
Tapi Tetap Ingat! Investor Pemula Harus Punya Bekal Literasi
Walaupun akses investasi makin mudah, keputusan investasi tetap harus dilakukan secara bijak. Sebelum mulai:
✔ Pahami model bisnisnya
✔ Baca prospektus secara lengkap
✔ Sesuaikan dengan tujuan keuangan
✔ Kenali profil risiko pribadi
✔ Gunakan dana yang memang dialokasikan untuk investasi
Karena investasi yang sehat selalu dimulai dari pemahaman yang cukup, bukan sekadar ikut tren.
Baca Juga:
_______________
SHAFIQ adalah Sharia Securities Crowdfunding (SCF) pertama di Indonesia yang berizin dan diawasi OJK serta DSN-MUI. Melalui platform SHAFIQ, kamu bisa:
- Berinvestasi pada bisnis sektor riil
- Mendapatkan pendanaan untuk scale-up usaha
- Belajar investasi syariah secara lebih terarah dan transparan
- Mulai langkah finansialmu dengan cara yang logis dan legal.
⚠️ Disclaimer | Semua bentuk investasi punya risiko. Pastikan kamu baca prospektus dan pahami model bisnisnya sebelum berinvestasi, ya!
⚠️ Artikel ini untuk bertujuan edukasi dan literasi. Bukan ajakan beli/ jual instrumen tertentu.
Sumber: