Berita & Artikel
4 Penopang Keberkahan Harta
SHAFIQ Administrator
Rabu, 15-07-26

Keberkahan Harta | 3 Min read


"Pernah merasa penghasilan bertambah, tapi rasanya selalu cepat habis?"

Artinya yang perlu kita jaga bukan tentang jumlah hartanya, tetapi juga keberkahannya.

Dalam Islam, urusan rezeki bukan hanya soal banyak atau sedikit. Harta yang berkah akan terasa cukup, menenangkan hati, dan membawa manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

Semoga Allah ﷻ memudahkan kita memperoleh rezeki yang halal, berkah, dan penuh manfaat. Yuk, simak empat penopang keberkahan harta berikut ini!

  1. Pemasukan dan Pengeluaran yang Halal
    Keberkahan harta dimulai dari cara mendapatkannya dan bagaimana membelanjakannya. Pastikan penghasilan berasal dari usaha yang halal, lalu gunakan untuk kebutuhan yang diridhai Allah ﷻ.

  2. Mensyukuri Apa yang Telah Allah ﷻ Berikan
    Rasa syukur bukan hanya diucapkan, tetapi juga diwujudkan dengan menggunakan nikmat harta secara bijak. Semakin kita bersyukur, semakin besar peluang Allah ﷻ menambah nikmat-Nya.

  3. Perbanyak Doa Memohon Keberkahan
    Selain bekerja keras, jangan lupa memohon kepada Allah ﷻ agar setiap rezeki yang diberikan membawa kebaikan, ketenangan, dan keberkahan bagi keluarga.

  4. Sisihkan Harta untuk Bersedekah
    Sedekah tidak membuat harta berkurang, justru menjadi salah satu sebab datangnya keberkahan. Dengan berbagi kepada sesama, kita berharap Allah ﷻ melipatgandakan kebaikan dan menjaga harta dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ingin pembahasan yang lebih lengkap?

Empat poin di atas hanyalah ringkasan. Jika SHAFIQers ingin memahami lebih dalam bagaimana menjaga keberkahan harta sesuai tuntunan syariat, yuk simak kajian bersama Ustadz Muhammad Abu Rivai.




Alhamdulillah, video rekaman lengkapnya sudah tersedia di YouTube Channel SHAFIQ TV.

=====

Mau Mulai Investasi, Tapi Masih Ragu? Sebelum ambil keputusan, pastikan kamu paham cara kerjanya:

  1. Investasi yang baik selalu dimulai dari literasi yang cukup.
  2. Jangan hanya fokus pada potensi imbal hasil.
  3. Pahami juga model bisnis, risiko, dan legalitasnya.

⚠️ Disclaimer | Semua bentuk investasi punya risiko. Pastikan kamu baca prospektus dan pahami model bisnisnya sebelum berinvestasi, ya!

⚠️ Artikel ini untuk bertujuan edukasi dan literasi. Bukan ajakan beli/ jual instrumen tertentu.

Sumber:

Share
slider-mobile