Berita & Artikel
Bagaimana Cara Mengatur Keuangan untuk Mahasiswa?
SHAFIQ Administrator
Jumat, 02-08-24

Keuangan style mahasiswa | 2 min read

Sebagai mahasiswa, mengatur keuangan bisa menjadi tantangan tersendiri. Dengan berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi dan keterbatasan uang saku, penting untuk memiliki strategi pengelolaan keuangan yang baik.

Jangan sampai cita-cita pupus dikarenakan terjerat utang pinjol ilegal.

Maraknya kasus Mahasiswa terjerat pinjaman online menjadi Headline berita dalam satu tahun terakhir, mengutip CNN Indonesia, Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) M. Fanshurullah Asa mencatat uang pinjaman online (pinjol) senilai Rp450 miliar sudah disalurkan kepada mahasiswa.

Otoritas Jasa Keuangan dalam Seminar Nasional bertema Melawan Ancaman Judi Online dan Pinjol Ilegal, Senin (29/7/2024) lalu menjelaskan “Banyak masyarakat dari kalangan mahasiswa dan pelajar, rentan terhadap penawaran pinjol ilegal” Ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi.

Selanjutnya diungkapkan “Jadi ini tanggung jawab kita semua. Kita ingin bersama-sama tentu mewujudkan cita-cita kita semua menuju Indonesia Emas 2045. Jangan sampai adik-adik kita ini mati secara perdata karena terjerat utang,” Imbuhnya.

Baca juga: Miris, Kok Bisa! Gen-Z Terjerat Pinjol mulai Puluhan hingga Ratusan Juta

Berikut adalah beberapa cara menghemat dan mengatur keuangan, mengelola uang saku, serta tips part time terbaik untuk mahasiswa.


Bagaimana Cara Menghemat dan Mengatur Keuangan?

  1. Buat Anggaran Bulanan
    Langkah pertama dalam mengatur keuangan adalah membuat anggaran bulanan. Catat semua pemasukan, termasuk uang saku, beasiswa, atau pendapatan dari pekerjaan part time. Kemudian, alokasikan pengeluaran untuk kebutuhan utama seperti biaya kuliah, makan, transportasi, dan buku. Sisihkan juga dana untuk tabungan dan dana darurat.

  2. Pilih Tempat Tinggal yang Terjangkau
    Biaya tempat tinggal seringkali menjadi pengeluaran terbesar bagi mahasiswa. Pilihlah tempat tinggal yang sesuai dengan budget, bisa berupa kos, asrama, atau berbagi tempat tinggal dengan teman. Pertimbangkan juga jarak tempat tinggal ke kampus untuk menghemat biaya transportasi.

  3. Kurangi Pengeluaran Tidak Penting
    Evaluasi pengeluaran setiap bulan dan kurangi pengeluaran yang tidak penting. Misalnya, kurangi makan di luar, nongkrong di kafe, atau membeli barang-barang yang tidak perlu. Dengan mengurangi pengeluaran ini, bisa mengalokasikan uang untuk kebutuhan yang lebih penting.

Bagaimana Cara Mengelola Uang Saku?

  1. Pisahkan Uang untuk Kebutuhan dan Hiburan
    Untuk mengelola uang saku dengan baik, pisahkan uang untuk kebutuhan pokok dan hiburan. Misalnya, alokasikan sebagian uang saku untuk makan, transportasi, dan kebutuhan kuliah. Sisa uang bisa digunakan untuk hiburan seperti nonton film atau jalan-jalan.

  2. Gunakan Aplikasi Pengelola Keuangan
    Manfaatkan aplikasi pengelola keuangan untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran. Aplikasi ini bisa membantu memantau pengeluaran secara real-time dan memberikan gambaran tentang kebiasaan belanja.

  3. Disiplin dalam Menabung
    Biasakan untuk menabung secara rutin meskipun dalam jumlah kecil. Sisihkan sebagian uang saku setiap bulan ke dalam rekening tabungan. Dengan menabung akan memiliki cadangan uang untuk kebutuhan mendesak atau keperluan di masa depan.

Baca juga: Fintech dan Gen Z: Aplikasi Keuangan Terbaik untuk Mengatur Keuangan Pribadi


3 Tips Part Time Terbaik untuk Mahasiswa

  1. Cari Pekerjaan yang Fleksibel
    Pilihlah pekerjaan part time yang fleksibel dan tidak mengganggu jadwal kuliah. Beberapa pekerjaan part time yang cocok untuk mahasiswa antara lain menjadi tutor, barista, atau asisten penelitian. Pekerjaan ini tidak hanya memberikan penghasilan tambahan tetapi juga pengalaman berharga.

  2. Manfaatkan Skill dan Hobi
    Jika memiliki skill khusus atau hobi yang bisa menghasilkan uang, manfaatkan untuk mendapatkan pekerjaan part time. Misalnya, jika mahir dalam desain grafis, bisa menerima proyek freelance. Jika suka menulis, cobalah menjadi penulis lepas.

  3. Komunitas dan Koneksi
    Manfaatkan komunitas dan koneksi untuk mencari pekerjaan part time. Tanyakan kepada teman, dosen, atau alumni tentang peluang kerja part time. Bergabung dengan komunitas atau organisasi di kampus juga bisa membuka peluang untuk mendapatkan informasi pekerjaan.

Mengatur keuangan sebagai mahasiswa memang memerlukan kedisiplinan dan perencanaan yang baik. Dengan mengikuti tips di atas, bisa lebih bijak dalam mengelola uang saku dan memanfaatkan waktu luang untuk pekerjaan part time yang produktif.

Semoga panduan ini bermanfaat dan membantu teman-teman mahasiswa dalam mengatur keuangan dengan lebih baik!

Baca juga: Inspirasi Gen-Z! 5 Jenis Usaha serta Investasi yang Tahan Banting

Ingin belajar tentang investasi dan mengelola keuangan tanpa pelanggaran syariah? Pantau terus ya website Shafiq.id dan akun media sosial official SHAFIQ.

Alhamdulillah SHAFIQ, Penyelenggara Layanan Urun Dana Syariah Pertama yang telah mendapatkan Izin dari OJK dan diawasi DSN MUI. Menjadi Mini Bursa yang mempertemukan ribuan investor dengan ratusan pengusaha dalam platform investasi syariah digital.

Pastikan untuk daftar dan lengkapi datanya supaya bisa berinvestasi
_______________
Wajib diperhatikan!!
  • Investasi pada efek (saham/sukuk) mengandung risiko tinggi. Pastikan memahami skema bisnisnya melalui prospektus yang disampaikan!
Share
slider-mobile