Berita & Artikel
Ingin Merdeka dari Utang? Kenali 2 Poin Penting Ini
SHAFIQ Administrator
Jumat,
19-09-25
Utang konsumtif dan produktif | 2 Men read
Inilah dilema yang sering kita alami!
Ingin berinvestasi tapi masih punya cicilan utang, ada solusi?
Pernah nggak sih kamu ngerasa galau: di satu sisi pengen banget mulai investasi biar masa depan lebih aman, tapi di sisi lain cicilan masih numpuk?
Ini adalah dilema klasik para pejuang finansial. Nah, kuncinya bukan cuma soal uang, tapi juga soal mengenali dulu siapa “musuh” yang sedang kamu hadapi.
Coba cek fakta warga ini!
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, hingga Juli 2025 total utang masyarakat dari pinjaman online (P2P lending) mencapai Rp84,66 triliun. Angka ini naik 22,01% dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp69,39 triliun, menurut Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas PVML OJK. (Detik)
Wah ngeri juga ya… bisa terjerat Galbay (gagal bayar) kalau terus seperti ini. Kapan merdekanya? Yuk kita kupas 2 poin penting soal utang ini:
Utang Konsumtif, Wajib Habisi Dulu!
Utang konsumtif adalah utang untuk hal-hal yang nilainya terus turun atau habis dipakai, misalnya: Pinjaman online (pinj*l), Kartu kredit untuk gaya hidup, Paylater buat belanja impulsif.
Strateginya adalah Utang seperti ini harus jadi prioritas untuk dilunasi secepat mungkin. Alokasikan semua dana ekstra untuk menghabisinya, apalagi kalau ada unsur riba. Ingat, setiap bulan utang ini berbunga dan menggerogoti cashflow kamu.
Baca Juga:
Utang Produktif ternyata Bisa Jalan Bareng!
Utang produktif biasanya digunakan untuk modal usaha atau hal-hal yang bisa menghasilkan kembali. Contohnya: pinjaman untuk beli mesin produksi atau modal usaha kecil.
Strateginya adalah Utang produktif bisa dilunasi sambil mulai berinvestasi. Kuncinya, bayar cicilan tepat waktu dan pastikan tidak ada unsur riba. Dengan begitu, bisnis atau aset yang kamu bangun tetap bisa berkembang, dan kamu pelan-pelan membangun masa depan finansial yang lebih stabil.
Merdeka dari utang bukan cuma soal punya uang banyak, tapi soal strategi cerdas mengelola prioritas. Dengan mengenali jenis utang, kamu bisa menentukan mana yang harus diselesaikan dulu, dan kapan waktunya mulai investasi.
Melalui shafiq.id, kamu bisa mulai perjalanan finansial yang lebih berkah agar langkahmu menuju kebebasan finansial bisa lebih tenang dan terarah.
Baca Juga:
SHAFIQ Penyelenggara layanan urun dana syariah (SCF Syariah) pertama yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI)
SHAFIQ hadir untuk bantu kamu Investasi di Bisnis UKM Riil yang legal dan tanpa pelanggaran syariah. Urun dana bisa bantu bisnis berkembang—dan kamu juga berpeluang Raih Pendanaan hingga Rp10 Miliar! Caranya segera Daftar ya!
_______________
⚠️ Disclaimer | Semua bentuk investasi punya risiko. Pastikan kamu baca prospektus dan pahami model bisnisnya sebelum berinvestasi, ya!
⚠️ Artikel ini untuk tujuan edukasi dan literasi. Bukan ajakan beli/ jual instrumen tertentu.