Berita & Artikel
Investor Cerdas Tidak Hanya Melihat Return, Tapi Juga Ini
SHAFIQ Administrator
Jumat, 12-06-26

Tips investor cerdas | 3 Min read

“Ngobrol santai yuk… bahas finansial dengan cara simple!”

''Jika ada dua pilihan investasi di depanmu, mana yang akan dipilih?''

Pertama menawarkan keuntungan lebih tinggi, tetapi masih menyisakan keraguan dari sisi syariah.

Kedua memberikan keuntungan yang wajar, transparan, dan jelas sesuai prinsip syariah.

Kira-kira, mana yang lebih membuat hati tenang? Hayoo jawab…

Dalam beberapa tahun terakhir, cara pandang investor mulai berubah. Dulu banyak orang hanya fokus pada satu hal: return atau cuan. Semakin besar potensi keuntungan, semakin menarik investasi tersebut.

Namun kini investor yang lebih matang tidak hanya bertanya, "Berapa untungnya?" tetapi juga, "Bagaimana keuntungan itu diperoleh?"

Karena pada akhirnya, investasi bukan hanya tentang mengejar hasil, tetapi juga memastikan prosesnya sesuai dengan nilai, prinsip, dan keyakinan yang kita pegang.

Baca Juga:

Mengapa Aspek Syariah Semakin Penting?

Bagi seorang Muslim, investasi yang halal bukan pilihan finansial, tetapi juga bagian dari ikhtiar menjaga keberkahan harta.

Beberapa alasan mengapa aspek syariah semakin diperhatikan antara lain:

  1. Menjaga Nilai dan Prinsip
    Investasi syariah menghindari unsur riba, gharar (ketidakjelasan berlebihan), perjudian, serta bisnis yang bertentangan dengan prinsip Islam.

    Dengan demikian, keuntungan yang diperoleh tidak hanya diharapkan bertambah secara nominal, tetapi juga membawa keberkahan.

  2. Mendorong Tata Kelola yang Lebih Baik
    Perusahaan yang menerapkan prinsip etika dan transparansi umumnya memiliki tata kelola yang lebih sehat. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko yang muncul akibat praktik bisnis yang tidak bertanggung jawab.

  3. Pilihan Investasi Semakin Beragam
    Saat ini semakin banyak instrumen investasi syariah yang tersedia, mulai dari saham syariah, sukuk, reksa dana syariah, hingga berbagai alternatif investasi berbasis sektor riil.

    Artinya, investor memiliki lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan dan profil risiko masing-masing.

  4. Sejalan dengan Prinsip ESG
    Banyak prinsip syariah memiliki kesamaan dengan konsep Environmental, Social, and Governance (ESG), yaitu memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.

    Akhirnya, investasi syariah tidak hanya mempertimbangkan keuntungan finansial, tetapi juga dampak yang dihasilkan.

Apa Saja yang Perlu Dicek Sebelum Berinvestasi?

Investor yang cerdas biasanya tidak langsung tergiur oleh angka return yang besar. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terlebih dahulu:

  1. Pastikan Bisnisnya Halal
    Pelajari kegiatan usaha yang dijalankan perusahaan. Hindari bisnis yang berkaitan dengan riba, perjudian, minuman keras, pornografi, atau aktivitas lain yang bertentangan dengan syariah.

  2. Perhatikan Struktur Produknya
    Pahami bagaimana investasi tersebut bekerja. Apakah menggunakan akad yang sesuai syariah atau justru berbasis riba?

  3. Cek Legalitas dan Pengawasannya
    Pastikan investasi memiliki izin dari regulator yang berwenang serta diawasi oleh pihak yang kompeten, termasuk Dewan Pengawas Syariah.

  4. Pelajari Informasi yang Disampaikan
    Investor yang baik tidak hanya melihat brosur promosi, tetapi juga membaca prospektus, laporan usaha, dan berbagai informasi penting lainnya sebelum mengambil keputusan.

5 Manfaat Berinvestasi Sesuai Prinsip Syariah

Investasi syariah tidak hanya memberikan potensi keuntungan finansial, tetapi juga beberapa manfaat lainnya:

  1. Membantu mengelola risiko dengan lebih baik.
  2. Mendorong investasi pada sektor usaha yang produktif.
  3. Memberikan ketenangan karena sesuai prinsip syariah.
  4. Mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih sehat dan berkelanjutan.
  5. Menjadi bagian dari ekosistem bisnis yang lebih beretika.

Return Penting, Tapi Bukan Satu-Satunya Pertimbangan

“Tentu setiap investor menginginkan keuntungan.”

Namun keuntungan yang baik bukan hanya soal besar nilainya, melainkan juga bagaimana cara memperolehnya, kesimpulannya adalah…

  1. Investor cerdas tidak hanya melihat return, tetapi juga memperhatikan legalitas, transparansi, risiko, model bisnis, hingga aspek kepatuhan syariah.
  2. Insya Allah lebih menenangkan ketika keuntungan yang diperoleh bukan hanya berpotensi tumbuh, tetapi juga diperoleh melalui cara yang sesuai dengan prinsip yang kita yakini?

Melalui SHAFIQ, investor dapat menemukan berbagai peluang investasi syariah berbasis sektor riil yang mempertemukan investor dengan para pelaku usaha melalui mekanisme Securities Crowdfunding (SCF) Syariah.

Pelajari prospektus yang tersedia, pahami risikonya, dan sesuaikan dengan tujuan keuangan serta profil risiko masing-masing sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca Juga:

=====

⚠️ Disclaimer | Semua bentuk investasi punya risiko. Pastikan kamu baca prospektus dan pahami model bisnisnya sebelum berinvestasi, ya!

⚠️ Artikel ini untuk bertujuan edukasi dan literasi. Bukan ajakan beli/ jual instrumen tertentu.


Share
slider-mobile