Tabungan 10 juta untuk apa? | 3 Min read
Punya tabungan Rp 10 juta mungkin terasa biasa bagi sebagian orang, tetapi bisa menjadi pencapaian ‘luar biasa’, bagi yang sedang membangun fondasi keuangan keluarga.
Pertanyaannya, setelah uang terkumpul, sebaiknya dipakai untuk apa? Disimpan saja, digunakan untuk memenuhi kebutuhan, atau mulai dikembangkan melalui investasi?
Berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) per Desember 2025 yang menjadi acuan dalam pembahasan ini, 98,89% rekening simpanan di Indonesia berada pada tier nominal hingga Rp100 juta. Artinya, rekening dengan saldo Rp10 juta termasuk dalam kelompok nominal tersebut.
Namun, angka ini perlu dipahami dengan tepat. Persentase itu menunjukkan proporsi jumlah rekening berdasarkan nominal simpanan, bukan persentase penduduk yang memiliki tabungan Rp10 juta.
Baca Juga:
Jawabannya tidak cukup ditentukan oleh besar nominalnya. Kondisi keuangan, kebutuhan keluarga, kewajiban, serta tujuan penggunaan uang juga perlu diperhitungkan.
Bagi SHAFIQers, memiliki tabungan bukan alasan untuk berkecil hati ketika membandingkan diri dengan orang lain. Setiap orang memiliki kondisi dan perjalanan finansial yang berbeda. Hal yang lebih penting adalah mensyukuri rezeki, menjaga agar diperoleh dengan cara yang halal, serta mengelolanya secara bertanggung jawab.
Salah satu bentuk ikhtiar tersebut adalah menentukan skala prioritas sebelum menggunakan atau mengembangkan uang yang telah dikumpulkan.
Lantas, jika saat ini kamu memiliki tabungan Rp10 juta, apa yang sebaiknya dilakukan? Berikut tujuh tips yang bisa menjadi panduan.
Baca Juga:
Jawabannya bergantung pada kondisi keuangan masing-masing.
Bagi seseorang yang pengeluaran bulanannya Rp2 juta dan tidak memiliki tanggungan besar, Rp10 juta mungkin sudah memberikan cadangan yang cukup berarti. Namun, bagi keluarga dengan pengeluaran Rp7 juta per bulan, nominal yang sama hanya setara dengan sekitar satu setengah bulan pengeluaran.
Karena itu, jangan menilai kesehatan keuangan hanya dari nominal tabungan atau membandingkannya dengan saldo orang lain. Pertimbangkan kebutuhan rutin, kestabilan penghasilan, jumlah tanggungan, utang, dan kesiapan menghadapi keadaan darurat.
Memiliki tabungan Rp10 juta merupakan kesempatan untuk membangun fondasi finansial yang lebih terarah. Tidak perlu merasa kecil hati karena nominalnya berbeda dari orang lain. Setiap keluarga memiliki perjalanan, kebutuhan, dan kemampuan finansial yang tidak sama.
Dalam Islam, salah satu bentuk syukur atas rezeki adalah menggunakannya secara bertanggung jawab. Dahulukan kebutuhan yang penting, penuhi kewajiban, siapkan dana untuk keadaan darurat, dan kembangkan harta melalui cara yang halal serta sesuai kemampuan.
Bagi SHAFIQers yang ingin mengenal alternatif pendanaan usaha dan investasi berbasis syariah, kunjungi SHAFIQ untuk mempelajari layanan yang tersedia.
Tabungan yang baik bukan soal uang yang berhasil dikumpulkan, melainkan uang yang dikelola dengan tujuan, kehati-hatian, dan tanggung jawab. Semoga rezeki yang kita miliki membawa manfaat dan keberkahan bagi diri sendiri maupun keluarga.
Baca Juga:
_______________
SHAFIQ adalah Sharia Securities Crowdfunding (SCF) pertama di Indonesia yang berizin dan diawasi OJK serta DSN-MUI. Melalui platform SHAFIQ, kamu bisa:
⚠️ Disclaimer | Semua bentuk investasi punya risiko. Pastikan kamu baca prospektus dan pahami model bisnisnya sebelum berinvestasi, ya!
⚠️ Artikel ini untuk bertujuan edukasi dan literasi. Bukan ajakan beli/ jual instrumen tertentu.
Sumber: