Berita & Artikel
Peran UMKM dalam Mendorong Ekonomi Digital Indonesia
SHAFIQ Administrator
Jumat,
21-11-25
UMKM dan Ekonomi digital | 3 Min read
UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) sejatinya adalah tulang punggung ekonomi nasional — dan di era digital sekarang, perannya jadi semakin vital.
Seiring memasuki 2026, digitalisasi membuka pintu besar bagi UMKM untuk berkembang lebih efisien, menjangkau pasar lebih luas, dan bersaing di level global.
Menurut data Kominfo yang disampaikan dalam talkshow Temu Bisnis P3DN (17 September 2024), hanya sekitar 26% dari 64 juta UMKM yang sudah “onboard” ke platform digital. Ini artinya, potensi transformasi digital belum sepenuhnya dimanfaatkan — dan kesempatan besar masih terbuka.
Baca Juga:
Pertanyaan besarnya adalah Are you ready?
Kenapa Digitalisasi UMKM Penting?
Dengan bergabung ke platform e-commerce, fintech, dan ekosistem digital lainnya, UMKM bisa meningkatkan efisiensi operasional. Proses bisnis menjadi lebih ramping, biaya bisa ditekan, dan produktivitas naik.
Tidak hanya itu, akses ke pasar juga melebar — UMKM bisa menjual produk mereka ke konsumen di kota lain, bahkan luar negeri, dengan modal digital yang relatif terjangkau.
Ada 2 faktor penting yang patut dicermati semua stakeholder:
- Kolaborasi & Inovasi adalah Kunci Bertumbuh
UMKM makin kuat ketika berkolaborasi. Baik dengan platform digital, ritel modern, maupun komunitas — kerja sama ini membuka peluang saling menguatkan.
Inovasi teknologi pun menjadi ujung tombak: UMKM bisa menciptakan produk unik, memanfaatkan data konsumen, dan menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pasar modern.
- Kontribusi UMKM untuk Ekonomi Nasional
UMKM memberikan dampak besar: menyerap banyak tenaga kerja, menyumbang PDB, dan menjadi basis ekonomi lokal yang dinamis. Dengan digitalisasi yang semakin meluas, kontribusi ini bisa makin maksimal.
Ketika UMKM naik kelas secara digital, ekonomi nasional ikut tumbuh dengan lebih inklusif dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Tantangan dan Peluang Menuju 2026
Transformasi digital bukan tanpa rintangan. Banyak pelaku usaha kecil masih menghadapi hambatan literasi digital, keterbatasan akses modal, dan tantangan operasional saat beralih ke platform digital.
Tapi di balik itu, ada peluang besar: UMKM dapat memanfaatkan teknologi untuk melakukan efisiensi, meningkatkan inovasi, dan memperluas jaringan usaha — jika dukungan dari pemerintah, komunitas, dan lembaga keuangan terus mengalir.
Menuju 2026, UMKM punya peran strategis dan potensial besar dalam ekonomi digital Indonesia. UMKM bisa bukan hanya bertahan, tetapi tumbuh dan menjadi kekuatan pendorong ekonomi nasional.
_______________
SHAFIQ Penyelenggara layanan urun dana syariah (SCF Syariah) Pertama di Indonesia yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).
SHAFIQ Hadir bantu kamu untuk Investasi di Bisnis UKM Riil yang legal dan tanpa pelanggaran syariah. Agar bisnis scale-up, kamu berpeluang Raih Pendanaan hingga Rp10 Miliar!
⚠️ Disclaimer | Semua bentuk investasi punya risiko. Pastikan kamu baca prospektus dan pahami model bisnisnya sebelum berinvestasi, ya!
⚠️ Artikel ini untuk bertujuan edukasi dan literasi. Bukan ajakan beli/ jual instrumen tertentu.