Berita & Artikel
Keuangan Syariah sejalan dengan Maqasid al-Shariah, Ada 5 Poin Utama!
SHAFIQ Administrator
Senin,
02-12-24
Maqasid al-Shariah dan Keuangan syariah | 2 min read
Apa Kabar SHAFIQers!!
Pernah denger istilah Maqasid al-Shariah?
Buat yang belum tahu, istilah ini merujuk pada tujuan utama syariah Islam yang memiliki arti untuk membawa kemaslahatan dan mencegah kerusakan di segala aspek kehidupan, termasuk dalam keuangan.
Nah, keuangan syariah hadir sebagai solusi finansial yang nggak cuma berorientasi pada keuntungan, tapi juga selaras dengan nilai-nilai Maqasid al-Shariah.
Yuk, kita bahas lima poin penting bagaimana keuangan syariah mendukung tujuan ini.
5 Poin Utama, Keuangan Syariah sejalan dengan Maqasid al-Shariah
Konsep ekonomi dan keuangan syariah ini mencakup seluruh aspek kehidupan ekonomi berdasarkan prinsip-prinsip syariah yang didasarkan pada Al-Qur’an, Hadits, ijma’ (konsensus), dan qiyas (analogi).
Ekonomi dan keuangan syariah tentunya sejalan dengan tujuan syariah (Maqasid al Shariah) yang mencakup:
- Pemeliharaan Agama (Hifz al-Din)
Hifz al-Din merupakan dasar preferensi seseorang dalam menentukan sikap, perilaku dan alternatif pilihan yang akan dibuat dalam kehidupannya, termasuk didalamnya pembentukan perilaku ekonomi seseorang. Program literasi ekonomi dan keuangan syariah sangat sejalan dengan tujuan Hifz al-Din yang pada dasarnya sangat mendorong pembentukan preferensi masyarakat ke arah kemaslahatan bangsa dan negara secara umum.
- Pemeliharaan Akal (Hifz al-’Aql)
Ekonomi syariah menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia sebagai bagian dari pemeliharaan akal. Program pelatihan, pendidikan berkelanjutan, dan pengembangan keterampilan adalah aspek penting dari ekonomi syariah yang memastikan bahwa individu dapat terus berkembang dan berkontribusi secara maksimal dalam ekonomi.
- Pemeliharaan Jiwa (Hifz al-Nafs)
Dalam konteks ekonomi dan keuangan syariah, pemeliharaan jiwa berarti memastikan bahwa aktivitas ekonomi tidak hanya memenuhi kebutuhan material, tetapi juga mendukung kesejahteraan fisik, mental, dan spiritual individu. Ekonomi syariah menekankan pentingnya memenuhi kebutuhan dasar manusia seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal.
- Pemeliharaan Harta (Hifz Al-mal)
Dalam konteks ekonomi dan keuangan syariah, pemeliharaan harta berarti memastikan bahwa kekayaan dan aset dimanfaatkan secara adil, etis, bermanfaat dan selaras dengan pemenuhan 5 elemen Maqasid al-Shariah.
- Pemeliharaan Keturunan (Hifz al-Nasl)
Dalam konteks ekonomi dan keuangan syariah, pemeliharaan keturunan berarti memastikan bahwa aktivitas ekonomi dan kebijakan keuangan mendukung pembentukan, pemeliharaan, dan kesejahteraan keluarga serta generasi masa depan. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi keadilan yang dilakukan antar generasi. Ekonomi syariah menekankan pentingnya kesejahteraan keluarga sebagai unit dasar masyarakat
SHAFIQers, keuangan syariah bukan sekadar tren atau pilihan alternatif, tapi solusi yang berbasis syariah dan tetap relevan dengan nilai-nilai kehidupan saat ini. Dengan menerapkan prinsip Maqasid al-Shariah, kamu nggak hanya membangun stabilitas finansial, tapi juga berkontribusi pada kesejahteraan umat.
Jadi, yuk mulai beralih ke sistem keuangan yang lebih berkah!
Konten edukasi ini dipersembahkan oleh SHAFIQ sebagai ‘mini bursa’ atau platform investasi syariah digital yang berkomitmen memberikan edukasi keuangan dan bisnis serta investasi syariah kepada masyarakat Indonesia.
Ingin mendapatkan permodalan bisnis atau menjadi pemodal? Pastikan untuk daftar dan lengkapi datanya sebelum investasi melalui Securities CrowdFunding Syariah.
_______________
Wajib diperhatikan!!
- Investasi pada efek (saham/sukuk) mengandung risiko tinggi. Pastikan memahami skema bisnisnya melalui prospektus yang disampaikan!
- Tujuan konten ini untuk edukasi dan literasi dan bukan rekomendasi untuk beli/jual produk investasi tertentu.
References: