Berita & Artikel
Redenominasi Rupiah Rp 1.000 Bakal Jadi Rp 1? Ini Penjelasan BI!
SHAFIQ Administrator
Jumat, 14-11-25

Redenominasi rupiah 1000 jadi 1 | 3 Min read

Ramai pemberitaan terkait redenominasi rupiah kembali mencuri perhatian publik setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut adanya rencana penyederhanaan mata uang.

Bank Indonesia (BI) pun langsung buka suara dan memastikan bahwa redenominasi tidak akan mengurangi daya beli masyarakat maupun nilai tukar Rupiah terhadap barang dan jasa.

Redenominasi Rupiah adalah penyederhanaan jumlah digit pada pecahan Rupiah tanpa mengurangi daya beli dan nilai Rupiah terhadap harga barang dan/atau jasa,” jelas Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, Senin (10/11/2025).

Baca Juga:

Penjelasan BI Soal Redenominasi Rupiah

Dikutip dari DetikFinance, Bank Indonesia menjelaskan secara rinci tujuan dan arah kebijakan redenominasi yang saat ini tengah dipersiapkan bersama Pemerintah dan DPR.

Berikut beberapa poin penting yang perlu kamu tahu

  1. Tujuan Utama adalah Efisiensi dan Kredibilitas
    BI menilai redenominasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi transaksi, memperkuat kredibilitas Rupiah, serta mendukung modernisasi sistem pembayaran nasional. Dengan nominal yang lebih sederhana, sistem keuangan akan lebih mudah digunakan di era digital.

  2. Rencana Dijalankan Secara Bertahap dan Matang
    Redenominasi tidak dilakukan secara tiba-tiba. BI memastikan proses ini dirancang melalui koordinasi antara Pemerintah, DPR, dan seluruh pemangku kepentingan.

    Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi bahkan sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Jangka Menengah 2025–2029, dengan target penyelesaian pada tahun 2026 atau 2027.

  3. Tetap Menjaga Stabilitas dan Kepercayaan Publik
    BI menegaskan, kebijakan ini hanya akan diterapkan jika kondisi politik, ekonomi, dan sosial dalam negeri stabil serta didukung kesiapan hukum, logistik, dan teknologi informasi.

    Selama proses berlangsung, BI berkomitmen menjaga stabilitas nilai Rupiah dan pertumbuhan ekonomi nasional agar masyarakat tidak panik.

Dampak bagi Dunia Bisnis dan Investasi

Penyederhanaan nominal rupiah tidak mengubah nilai ekonomi, namun akan membawa dampak psikologis dan teknis bagi pelaku bisnis serta investor.

  • Bagi pelaku usaha, redenominasi bisa memudahkan transaksi dan pembukuan karena sistem keuangan jadi lebih efisien.

  • Sementara bagi investor, kebijakan ini bisa menjadi sinyal positif atas stabilitas dan modernisasi ekonomi nasional — menunjukkan bahwa Indonesia siap naik kelas dalam sistem keuangan global.
Redenominasi bukan pemotongan nilai uang, melainkan penyederhanaan digit untuk efisiensi dan transparansi ekonomi. Selama dijalankan dengan hati-hati dan terencana, kebijakan ini justru bisa memperkuat citra rupiah di mata dunia.

Ingin Investasi di Sektor Nyata yang Aman dan Sesuai Syariah?

Melalui SHAFIQ, kamu bisa ikut berinvestasi di bisnis riil berbasis UMKM dengan sistem Securities Crowdfunding (SCF) yang berizin OJK dan diawasi DSN MUI.

SHAFIQ telah menyalurkan pendanaan lebih dari Rp670 miliar untuk mendukung pelaku usaha lokal tumbuh dan berkembang tanpa pelanggaran syariah, transparan, dan berimpact positif bagi perekonomian.

Mulai investasimu di Shafiq.id — biar uangmu nggak cuma aman, tapi juga bermanfaat.

Baca Juga:
_______________
SHAFIQ Penyelenggara layanan urun dana syariah (SCF Syariah) Pertama di Indonesia yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

SHAFIQ Hadir bantu kamu untuk Investasi di Bisnis UKM Riil yang legal dan tanpa pelanggaran syariah. Agar bisnis scale-up, kamu berpeluang Raih Pendanaan hingga Rp10 Miliar! Caranya segera DAFTAR ya!

⚠️ Disclaimer | Semua bentuk investasi punya risiko. Pastikan kamu baca prospektus dan pahami model bisnisnya sebelum berinvestasi, ya!
⚠️ Artikel ini untuk bertujuan edukasi dan literasi. Bukan ajakan beli/ jual instrumen tertentu.

Share
slider-mobile