Berita & Artikel
Penting! Cek 5 Faktor Ini Sebelum Berinvestasi
SHAFIQ Administrator
Selasa,
02-12-25
Penting Sebelum Berinvestasi | 3 Min read
Mau mulai Investasi?
Cek Ini! Jangan Ambil Risiko Tanpa Tahu Faktanya
Minat masyarakat untuk berinvestasi terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kemudahan akses melalui aplikasi digital membuat siapa pun bisa mulai menanamkan dana hanya dalam hitungan menit.
Mengutip Katadata, jumlah investor saham di Indonesia kini menembus 7 juta orang, menandakan bahwa minat berinvestasi tetap kuat meski kondisi ekonomi global penuh ketidakpastian. BEI menegaskan, capaian ini tidak lepas dari dukungan OJK, SRO, serta berbagai program edukasi pasar modal yang terus digencarkan.
Namun di balik kemudahan itu, pakar keuangan mengingatkan bahwa keputusan investasi tidak boleh dilakukan secara terburu-buru.
Baca Juga:
Sebelum menempatkan dana di instrumen apa pun, ada lima faktor dasar yang wajib diperiksa oleh calon investor agar terhindar dari risiko yang tidak perlu.
- Legalitas dan Pengawasan Regulator
Regulasi adalah benteng pertama bagi investor. Pastikan platform atau penyelenggara investasi syariah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI.
Lonjakan kasus investasi ilegal beberapa tahun terakhir menjadi pengingat bahwa verifikasi legalitas wajib dilakukan sebelum menaruh dana.
- Model Bisnis yang Jelas dan Transparan
Investor juga harus memahami bagaimana produk tersebut menghasilkan keuntungan.
Ahli menekankan, apabila skema investasi terdengar terlalu rumit, tidak masuk akal, atau tidak bisa dijelaskan dengan sederhana, maka ada potensi risiko yang perlu diwaspadai. Produk yang sehat biasanya memiliki alur bisnis yang jelas, terukur, dan mudah diverifikasi.
- Risiko yang Menyertai Investasi
Tidak ada instrumen investasi tanpa risiko. Yang penting, investor mengetahui tingkat risiko yang akan dihadapi — mulai dari fluktuasi nilai, risiko gagal bayar, hingga risiko operasional penyelenggara.
Memahami risiko sejak awal membuat investor bisa menyesuaikan strategi dan tidak kaget ketika kondisi pasar berubah.
- Rekam Jejak Platform
Riwayat performa dan transparansi menjadi faktor lain yang perlu diperiksa. Calon investor disarankan meninjau track record penyelenggara, laporan kinerja, hingga ulasan pengguna.
Platform yang kredibel umumnya terbuka dalam menyampaikan informasi, termasuk terkait proyek, pengelolaan dana, serta tingkat keberhasilan.
- Kesesuaian dengan Prinsip Syariah
Bagi masyarakat yang ingin memastikan keberkahan finansial, aspek kepatuhan syariah juga wajib diperhatikan. Selain bebas riba, produk syariah tidak boleh mengandung unsur maysir (spekulasi) dan gharar (ketidakjelasan).
Investasi syariah bukan hanya soal label, tetapi mekanisme operasional yang benar dan transparan.
Memahami lima faktor di atas membantu masyarakat mengambil keputusan investasi secara lebih matang dan terukur. Dengan proses pengecekan yang sederhana namun penting, investor dapat meminimalkan risiko dan lebih yakin dalam menyusun strategi finansial.
Baca Juga:
_______________
SHAFIQ Penyelenggara layanan urun dana syariah (SCF Syariah) Pertama di Indonesia yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).
SHAFIQ Hadir bantu kamu untuk Investasi di Bisnis UKM Riil yang legal dan tanpa pelanggaran syariah. Agar bisnis scale-up, kamu berpeluang Raih Pendanaan hingga Rp10 Miliar!
⚠️ Disclaimer | Semua bentuk investasi punya risiko. Pastikan kamu baca prospektus dan pahami model bisnisnya sebelum berinvestasi, ya!
⚠️ Artikel ini untuk bertujuan edukasi dan literasi. Bukan ajakan beli/ jual instrumen tertentu.