Berita & Artikel
6 Persiapan Dana dan Tabungan Haji Sejak Dini
SHAFIQ Administrator
Selasa,
07-07-26
Persiapan Biaya Haji tahun 2027 | 3 Min read
"Kalau bukan sekarang, kapan lagi mulai menyiapkan dana haji?"
Alhamdulillah, musim haji 1447 H/2026 M telah berakhir. Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah para tamu-Nya dan menjadikan mereka haji yang mabrur. Aamiin.
Bagi SHAFIQers yang belum berkesempatan berangkat, jangan berkecil hati. Mungkin sekarang saatnya mulai bertanya pada diri sendiri, "Sudahkah aku mempersiapkan perjalanan haji 2027 atau beberapa tahun mendatang?"
Perjalanan ke Baitullah bukan hanya soal niat, tetapi juga membutuhkan persiapan fisik, ilmu, dan finansial. Kabar baiknya, semua itu bisa dipersiapkan secara bertahap mulai dari hari ini.
Baca Juga:
Mengapa Perlu Menabung Haji Sejak Dini?
Menabung untuk haji bukan hanya tentang mengumpulkan bekal perjalanan, namun juga melatih diri menjadi pribadi yang lebih disiplin dalam mengelola amanah harta. Beberapa manfaatnya antara lain:
- Membiasakan hidup sederhana dan tidak berlebihan.
- Melatih disiplin dalam mengatur keuangan keluarga.
- Mengurangi ketergantungan pada utang atau pinjaman.
- Mempercepat kesiapan finansial untuk mendaftar haji.
- Menjaga dana haji agar lebih aman dan terencana.
6 Cara Mempersiapkan Dana Haji
Insya Allah dengan mempersiapkan sejak dini maka semakin cepat memulai, semakin besar peluang impian berhaji dapat terwujud.
- Tentukan Target Dana dan Waktu
Hitung berapa dana yang ingin dikumpulkan dan kapan target keberangkatan yang diinginkan. Dengan target yang jelas, proses menabung akan lebih terarah.
- Buka Tabungan Haji Syariah
Saat ini banyak bank syariah menyediakan produk tabungan haji dengan berbagai fasilitas, seperti: Akad syariah (mudharabah atau wadiah), auto debit bulanan, terhubung dengan SISKOHAT Kementerian Agama dan bebas biaya administrasi pada produk tertentu.
- Sisihkan Penghasilan di Awal Bulan
Biasakan menyisihkan dana segera setelah menerima penghasilan, bukan menunggu sisa di akhir bulan. Prinsip sederhana ini membantu menjaga konsistensi menabung dalam jangka panjang.
- Cari Penghasilan Tambahan
Jika memungkinkan, tambahkan sumber penghasilan melalui usaha sampingan, freelance, bisnis online, atau pekerjaan lainnya. Tambahan penghasilan dapat mempercepat tercapainya target dana haji.
- Kurangi Pengeluaran Konsumtif
Evaluasi kembali kebiasaan belanja yang kurang penting. Misalnya mengurangi makan di luar, belanja impulsif, atau mengikuti gaya hidup hanya karena tren. Setiap rupiah yang dihemat hari ini bisa menjadi bagian dari perjalanan menuju Baitullah.
- Persiapkan Ilmu dan Mental
Haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan ibadah. Perbanyak belajar fiqih haji, mengikuti kajian, membaca buku, memperbanyak amal saleh, dan memperbaiki akhlak sebagai bekal sebelum berangkat.
Haji Mabrur Berawal dari Harta yang Halal
Setiap muslim yang melaksanakan ibadah berharap diterima pengorbanan serta perjuangannya selama perjalanan ibadah haji. Bagaimana cara agar ibadah haji diterima?
Mari kita renungkan sabda Nabi berikut ini,
“Haji yang Mabrur tidak ada balasannya melainkan surga”
Maksudnya Haji mabrur adalah yang diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, disebabkan harta adalah pondasi yang paling penting dalam kehidupan seorang muslim, lebih-lebih untuk ibadah haji.
Terdapat riwayat bahwa jika seseorang berhaji dengan harta yang baik maka diserukan padanya:
“akan ditambah harta halalmu, kendaraanmu halal dan hajimu mabrur“.
Sebaliknya, jika ada yang berhaji dengan harta yang kotor (tidak halal), maka akan diseru padanya:
“tidak ada “labbaik” tidak ada “sa’daik”, akan bertambah harta harammu, nafkahmu haram dan hajimu sia-sia tanpa pahala” atau semakna dengan ini.
Semoga kita dijauhkan dari harta haram dan diberikan kemudahan mendapatkan harta yang halal yang didapatkan tanpa ada pelanggaran syariah.
Baca Juga:
Kembangkan Dana dengan Investasi Syariah
Menabung haji bukan sekadar persiapan finansial, tetapi juga bagian dari ikhtiar menuju ibadah yang mulia.
Mulailah dari nominal yang mampu kita sisihkan hari ini. Tidak perlu menunggu kaya untuk mulai menabung, karena perjalanan menuju Baitullah selalu diawali dengan satu langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
Selain menabung, sebagian orang juga memilih mengembangkan dananya melalui investasi yang sesuai prinsip syariah.
Pastikan investasi yang dipilih bebas dari riba, gharar, dan maisir, serta memiliki akad yang jelas. Jangan ragu bertanya kepada praktisi atau ahli keuangan syariah sebelum mengambil keputusan investasi.
Semoga Allah ﷻ memberikan kita rezeki yang halal, melapangkan jalan menuju Baitullah, serta menganugerahkan kepada kita semua haji yang mabrur. Aamiin.
=====
SHAFIQ adalah Sharia Securities Crowdfunding (SCF) pertama di Indonesia yang berizin dan diawasi OJK serta DSN-MUI.
Mau Mulai Investasi, Tapi Masih Ragu? Sebelum ambil keputusan, pastikan kamu paham cara kerjanya:
- Investasi yang baik selalu dimulai dari literasi yang cukup.
- Jangan hanya fokus pada potensi imbal hasil.
- Pahami juga model bisnis, risiko, dan legalitasnya.
⚠️ Disclaimer | Semua bentuk investasi punya risiko. Pastikan kamu baca prospektus dan pahami model bisnisnya sebelum berinvestasi, ya!
⚠️ Artikel ini untuk bertujuan edukasi dan literasi. Bukan ajakan beli/ jual instrumen tertentu.
Sumber: