Berita & Artikel
4 Faktor Penting dalam Keuangan: Menghasilkan, Menganggarkan, Menyimpan, dan Mengembangkan
SHAFIQ Administrator
Jumat, 04-08-23

Faktor Penting Keuangan | 2 min read

Apakabar SHAFIQers?

Yuk bahas tipis-tipis lagi soal finansial, lagi hangat obrolan dikalangan emak-emak saat ini, terkait dengan kondisi keuangan yang sedang menipis.

Hal di atas disebabkan proses kegiatan PPDB lanjut hari pertama masuk sekolah.

Banyak yang sedang gonjang-ganjing dengan keadaan dompetnya?

Kita bahas agar kondisi ini tidak terjadi terus-menerus dan membuat ‘darting dadakan’ menjelang pertengahan tahun. Gasss yuk!

Keuangan adalah aspek penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Memahami faktor-faktor kunci dalam keuangan akan membantu kita mengelola uang dengan lebih bijaksana.

4 Faktor Penting dalam Keuangan

Melalui artikel ini, kita akan membahas empat faktor penting dalam keuangan, yaitu: Menghasilkan uang, Menganggarkan uang, Menyimpan uang, dan Mengembangkan uang.

Mari kita bahas masing-masing faktor disertai contoh sederhana untuk setiap faktornya.

  1. Cara Menghasilkan Uang
    Faktor pertama yang harus dipertimbangkan dalam keuangan adalah bagaimana cara kita menghasilkan uang. Pendapatan adalah sumber utama dari dana yang akan kita kelola. Cara menghasilkan uang dapat bervariasi tergantung pada pekerjaan, bisnis, investasi, atau sumber pendapatan lainnya.

    Contoh Sederhana:
    Misalnya, Bayu adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan finansial teknologi. Setiap bulan, dia menerima gaji sebesar Rp 5.000.000. Selain itu, Bayu juga memiliki toko online di mana dia menjual barang-barang unik. Dari toko online tersebut, dia bisa menghasilkan tambahan pendapatan sebesar Rp 2.000.000 setiap bulan. Jadi, total pendapatan Bayu per bulan adalah Rp 7.000.000.

  2. Cara Menganggarkan Uang
    Menganggarkan uang adalah langkah penting dalam mengelola keuangan kita. Hal ini berarti merencanakan bagaimana kita akan menggunakan pendapatan kita secara bijaksana untuk memenuhi kebutuhan dan tujuan finansial kita. Dengan menganggarkan uang, kita dapat menghindari pengeluaran berlebihan dan memastikan bahwa kita memiliki cukup uang untuk hal-hal yang benar-benar penting.

    Contoh Sederhana:
    Kembali pada contoh mas Bayu, setelah menerima pendapatan bulanan sebesar Rp 7.000.000, dia membuat anggaran untuk memastikan bahwa uangnya digunakan dengan baik. Setiap bulan, Bayu membagi anggarannya sebagai berikut:

    - Biaya Hidup (makan, transportasi, dll.): Rp 3.000.000
    - Cicilan Pinjaman: Rp 1.000.000
    - Menyisihkan Dana Darurat: Rp 1.000.000
    - Menyisihkan untuk Investasi: Rp 1.000.000
    - Menabung: Rp 1.000.000

  3. Cara Menyimpan Uang
    Menyimpan uang berarti kita harus memiliki dana cadangan untuk menghadapi situasi darurat atau kebutuhan mendesak lainnya. Dana darurat adalah uang yang sebaiknya disisihkan dalam tabungan atau rekening terpisah untuk menutupi keperluan tak terduga, seperti biaya pengobatan atau kehilangan pekerjaan.

    Contoh Sederhana:
    Mas Bayu menyisihkan Rp 1.000.000 setiap bulan untuk dana darurat. Setelah beberapa bulan, dia memiliki tabungan dana darurat sebesar Rp 5.000.000. Ketika mobilnya tiba-tiba mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan yang mendesak, dia dapat menggunakan dana darurat tersebut tanpa harus meminjam uang atau merasa terlilit utang.

  4. Cara Mengembangkan Uang
    Mengembangkan uang berarti kita mencari cara agar uang kita berkembang melalui investasi atau cara-cara lain yang produktif. Tujuan utama dari mengembangkan uang adalah agar kekayaan kita dapat bertumbuh dari waktu ke waktu dan membantu mencapai tujuan keuangan jangka panjang.

    Contoh Sederhana:

    Mas Bayu memutuskan untuk mengembangkan uangnya dengan berinvestasi di Securities Crowdfunding. Dia melakukan riset dan memilih beberapa penawaran sukuk dari perusahaan yang sedang diminati para pemodal. Setiap bulan, dia menginvestasikan Rp 1.000.000 di SCF. Setelah setahun, investasinya berhasil memberikan keuntungan sebesar 10%. Jadi, nilai investasinya bertambah Rp 100.000.

Baca selengkapnya: Bagaimana Cara Investasi di SHAFIQ?

Kita telah membahas empat faktor penting dalam keuangan: cara menghasilkan uang, cara menganggarkan uang, cara menyimpan uang, dan cara mengembangkan uang.

Semoga penjelasan dan contoh sederhana di atas dapat membantu Anda memahami bagaimana mengelola keuangan dengan lebih bijaksana dan efektif.

Ingatlah selalu untuk mengutamakan pengelolaan keuangan yang sehat agar masa depan finansial Anda tetap terjamin. Semoga ALLAH senantiasa memberikan keberkahan dan kebaikan harta yang kita miliki.

Baca juga:

______________________

SHAFIQ adalah Securities Crowdfunding Syariah atau penyelenggara layanan urun dana yang berizin OJK serta diawasi DSN-MUI. Miliki kesempatan mendapatkan pendanaan bisnis tanpa melanggar syariah hingga 10 miliar.

SHAFIQ menjadi ‘mini bursa’ yang mempertemukan para pengusaha UMKM atau Startup dengan para pemodal. Melalui Investasi syariah berbasis teknologi digital yang memiliki instrumen sukuk serta saham syariah.


Share
slider-mobile