Berita & Artikel
Deretan HP Terlaris di Dunia, Apakah Upgrade Gadget Setiap Tahun Itu Bijak?
SHAFIQ Administrator
Senin, 08-06-26

Daftar HP Terlaris Di Dunia | 3 Min read

Apa kabar SHAFIQers? Sudah update info ini SHAFIQers?

Laporan terbaru Counterpoint Research menempatkan iPhone 17 sebagai smartphone terlaris dunia pada kuartal pertama (Q1) 2026. Bersama iPhone 17 Pro Max dan iPhone 17 Pro, ketiganya berhasil menguasai posisi tiga besar penjualan global. (Kumparan)

Sementara itu, Samsung tetap menunjukkan dominasinya di segmen menengah melalui seri Galaxy A, sedangkan Xiaomi berhasil masuk daftar melalui Redmi A5.

Baca Juga:

Daftar 10 HP Terlaris Dunia Q1 2026

  1. Apple iPhone 17
  2. Apple iPhone 17 Pro Max
  3. Apple iPhone 17 Pro
  4. Samsung Galaxy A07 4G
  5. Samsung Galaxy A17 5G
  6. Apple iPhone 16
  7. Samsung Galaxy A56
  8. Samsung Galaxy A36
  9. Samsung Galaxy A17 4G
  10. Xiaomi Redmi A5

Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat dunia masih memiliki minat yang tinggi terhadap smartphone terbaru. Namun muncul satu pertanyaan penting:

HP Baru Terus Bermunculan, Tapi Haruskah Kita Selalu Ikut Upgrade? 

Jawabannya belum tentu. Teknologi memang terus berkembang, tetapi keputusan membeli gadget baru sebaiknya didasarkan pada kebutuhan, bukan sekadar mengikuti tren.

  1. Jangan Terburu-Buru Ganti HP
    Produsen smartphone hampir setiap tahun meluncurkan produk baru dengan fitur yang lebih canggih. Namun dalam banyak kasus, peningkatan tersebut bersifat bertahap dan tidak selalu memberikan perubahan besar bagi pengguna sehari-hari.

    Jika HP yang digunakan masih lancar untuk bekerja, belajar, berkomunikasi, dan menjalankan aplikasi yang dibutuhkan, maka tidak ada keharusan untuk menggantinya setiap tahun.

  2. Ganti HP Saat Dukungan Software Berakhir
    Salah satu alasan paling masuk akal untuk mengganti smartphone adalah ketika perangkat sudah tidak lagi mendapatkan pembaruan sistem operasi maupun keamanan.

    Tanpa update keamanan, risiko kebocoran data dan serangan siber menjadi lebih besar. Karena itu, sebelum membeli smartphone, perhatikan juga berapa lama produsen memberikan dukungan pembaruan software.

  3. Ganti HP Saat Performa Sudah Menurun Jauh
    Seiring waktu, performa smartphone akan mengalami penurunan. Tanda-tandanya antara lain: aplikasi sering crash, HP mudah panas, baterai cepat habis, penyimpanan penuh meski sudah dibersihkan atau aktivitas kerja menjadi terganggu.

  4. Ganti HP Jika Kebutuhan Sudah Berubah
    Kebutuhan setiap orang berbeda-beda. Seorang konten kreator mungkin membutuhkan kamera dan kapasitas penyimpanan yang besar. Pebisnis membutuhkan keamanan data dan performa multitasking yang baik. Sementara pelajar mungkin hanya membutuhkan perangkat yang cukup untuk belajar dan berkomunikasi.

  5. Ganti HP Jika Mengalami Kerusakan Parah
    Layar rusak berat, motherboard bermasalah, atau biaya perbaikan yang hampir menyamai harga perangkat baru seringkali menjadi alasan logis untuk mengganti smartphone.

  6. Ganti Jika HP Hilang, Segera Amankan Akun
    Kehilangan smartphone bukan hanya kehilangan perangkat, tetapi juga risiko kehilangan data penting.

    Segera lakukan langkah berikut: blokir nomor telepon, ganti password email, keluarkan akun dari perangkat lama, aktifkan fitur pelacakan perangkat dan hubungi pihak bank jika terdapat aplikasi keuangan. Keamanan data jauh lebih penting dibandingkan harga perangkat itu sendiri.

Baca Juga: Nggak Perlu Ribet, Ini 4 Cara Mulai Investasi di SHAFIQ

Bijak Mengelola Keuangan untuk Gadget

Memiliki smartphone terbaru bukanlah sebuah kewajiban. Dalam Islam, kita juga diajarkan untuk menghindari sikap berlebihan dalam menggunakan harta.

Allah Ta'ala berfirman:

"Dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan." (QS. Al-An'am: 141)

Karena itu, sebelum memutuskan membeli HP baru, coba tanyakan pada diri sendiri:

  1. Apakah benar-benar membutuhkan?
  2. Apakah perangkat lama masih berfungsi baik?
  3. Apakah pembelian ini akan meningkatkan produktivitas?
  4. Apakah kondisi keuangan saat ini memungkinkan?

Jika jawabannya belum jelas, mungkin menunda pembelian adalah keputusan yang lebih bijak.

Kebutuhan atau Sekadar Keinginan Sesaat?

Teknologi terus berkembang dan menghadirkan berbagai perangkat menarik setiap tahun. Namun, menjadi konsumen yang cerdas berarti mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Pahami 2 tips simple berikut ini:

  1. Upgrade smartphone boleh saja dilakukan, tetapi pastikan keputusan tersebut didasarkan pada manfaat nyata, bukan sekadar mengikuti tren.

  2. Sisa dana yang tidak digunakan untuk membeli gadget baru bahkan bisa dialokasikan untuk tabungan, dana darurat, atau investasi sektor riil yang berpotensi memberikan manfaat jangka panjang.

Pada akhirnya, bukan seberapa sering kita mengganti HP yang menentukan kesehatan finansial, melainkan seberapa bijak kita mengelola harta yang telah Allah titipkan.

Baca Juga:

_______________

SHAFIQ adalah Sharia Securities Crowdfunding (SCF) pertama di Indonesia yang berizin dan diawasi OJK serta DSN-MUI. Melalui platform SHAFIQ, kamu bisa:

  1. Berinvestasi pada bisnis sektor riil
  2. Mendapatkan pendanaan untuk scale-up usaha
  3. Belajar investasi syariah secara lebih terarah dan transparan
  4. Mulai langkah finansialmu dengan cara yang logis dan legal.

⚠️ Disclaimer | Semua bentuk investasi punya risiko. Pastikan kamu baca prospektus dan pahami model bisnisnya sebelum berinvestasi, ya!

⚠️ Artikel ini untuk bertujuan edukasi dan literasi. Bukan ajakan beli/ jual instrumen tertentu.

Sumber:

Share
slider-mobile