Tipe Investasi Bodong | 3 min read
Salah satu modus yang sering ditawarkan para pelaku investasi bodong adalah menawarkan keuntungan yang besar bahkan tidak wajar. Disebabkan sifat impulsif serta tamak yang dimiliki manusia mengakibatkan banyak yang masih terjerat investasi bodong.
Maka penting mengenali beberapa tipe investasi bodong yang sering muncul bahkan terus berulang. Semoga bermanfaat.
Baca Juga: 5 Cara Agar Tidak Tertipu oleh Investasi Bodong
Teknologi sejatinya dapat dimanfaatkan untuk hal yang bermanfaat dan memudahkan aktivitas manusia. Namun bagi para pelaku kejahatan dapat menambah modus kejahatan yang mengikuti perkembangan zaman. Salah satu contohnya, investasi bodong yang dilakukan secara online. Para pelaku menjaring calon korbannya melalui iklan di media sosial. Modus yang sering digunakan adalah iklan yang berisi kalimat ajakan untuk berinvestasi dengan menawarkan keuntungan besar dalam waktu singkat. Aktivitas pelaku penipuan akan merencanakan seluruhnya secara matang dan terlihat profesional serta meyakinkan.
Bahkan para pelaku juga berani mencatut nama OJK, BI, atau bank lain di produk yang mereka tawarkan. Setelah itu, para korban akan diberikan laman website palsu yang digunakan untuk media pendaftaran investasi dan juga menyetor sejumlah uang. Ketika semua tahapan sudah selesai, maka laman website tersebut akan menghilang dan tidak dapat diakses. Para pelaku akan menghilang tanpa jejak dengan sejumlah uang yang sudah dikirimkan korban.
Baca Juga: Awas! Investasi Bodong dan FOMO Mengancam Keuangan Milenial
Modus penipuan ini mirip dengan arisan pada umumnya. Dimana arisan bodong dilakukan dalam satu kelompok yang menghimpun sejumlah uang dari para anggotanya. Akan tetapi, dalam arisan bodong, para pelaku menawarkan keuntungan yang besar setiap kali ada yang mendapat giliran menang. Dalam hal ini, para pelaku akan berperan sebagai pihak yang menghimpun dan menyimpan dana arisan. Jenisnya pun beragam, ada arisan uang, Iphone, emas, atau barang berharga lain.
Dewasa kini, arisan bodong sudah marak ditemukan di media sosial. Modusnya, para pelaku menawarkan arisan kepada calon korban melalui media sosial. Para korban akan diminta untuk mengirimkan sejumlah uang, kemudian mereka akan dijanjikan keuntungan yang besar setiap kali menang. Namun sebaliknya, para korban tidak akan mendapat keuntungan apapun, sebab para pelaku akan menghilang dan sejumlah uang yang telah ditransfer tidak akan kembali lagi.
Investasi Ternak Bodong
Pernah mendengar satu satu investasi ternak yang dinyatakan bodong, yaitu investasi ternak madu klanceng. Dalam modusnya perusahaan menawarkan stup (kotak) lebah madu klanceng dengan harga Rp1,2 juta, dan dijanjikan akan panen pada waktu 4 bulan. Setelah 4 bulan, hasil panen akan dibeli oleh pihak Koperasi sebesar 400 ribu.
Baca Juga: 3 Sebab Tertipu Investasi Bodong
Kehadiran operasi menjadi lembaga yang berfungsi membantu dalam mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggotanya dan juga masyarakat. Namun telah beroperasi koperasi simpan pinjam yang menjadi kedok dari investasi bodong. Para calon korban yang ingin menyimpan uangnya di koperasi akan dijanjikan sejumlah bunga besar setiap bulannya. Salah satu modusnya anggota yang sudah bergabung akan diminta untuk mencari calon pelanggan untuk menyimpan uangnya di koperasi tersebut. Anggota yang berhasil menarik pelanggan akan mendapatkan sejumlah bonus. Sangat mirip dengan sistem bisnis Multi Level Marketing (MLM).
Baca Juga: Bagaimana Cara Agar Tidak Tertipu Investasi Bodong?
______________________
SHAFIQ adalah ‘mini bursa’ yang mempertemukan para pengusaha UMKM atau Startup dengan para pemodal. Melalui Investasi syariah berbasis teknologi digital yang memiliki instrumen sukuk serta saham syariah.
Referensi artikel: